PT Sumatraco Langgeng Makmur Perkuat Komitmen terhadap Kualitas dan Keamanan Pangan

www.PetaniNusantara.com.ǁJawaTimur,17 November 2025-PT Sumatraco Langgeng Makmur, perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan pengolahan garam, menegaskan kembali komitmennya dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan melalui serangkaian peningkatan fasilitas, proses produksi, dan pengawasan mutu di pabriknya yang berlokasi di Surabaya. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjawab kebutuhan industri makanan nasional yang semakin menuntut standar garam berkualitas tinggi dan aman dikonsumsi.

Direktur PT Sumatraco Langgeng Makmur, Nurhadi Wiyono, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas dan kualitas menjadi fokus utama perusahaan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di sektor industri garam. Menurutnya, konsistensi dalam menjaga standar produksi merupakan kunci agar produk dapat diterima pasar dan memberi kepercayaan tambahan bagi pelanggan industri.

“Kualitas dan keamanan pangan adalah komitmen yang tidak bisa ditawar. Kami memastikan setiap butir garam yang diproduksi memenuhi standar nasional dan internasional. Konsumen berhak mendapatkan produk terbaik, dan itu yang terus kami upayakan,” ujar Nurhadi Wiyono Penguatan Infrastruktur Produksi

Pabrik PT Sumatraco Langgeng Makmur di Surabaya saat ini telah dilengkapi dengan mesin pengolahan berteknologi terbaru, termasuk sistem pemurnian berbasis filtrasi berlapis serta pengeringan otomatis yang mampu meningkatkan efisiensi produksi tanpa mengurangi kualitas produk. Teknologi ini tidak hanya mempercepat proses produksi, tetapi juga memastikan garam tetap higienis dan bebas dari kontaminasi.

Selain itu, perusahaan juga memperluas fasilitas laboratorium mutu internal yang digunakan untuk memeriksa kadar mineral, tingkat kemurnian, dan keamanan mikrobiologis. Pemeriksaan dilakukan secara berkala pada setiap batch produksi guna memastikan standar tetap konsisten.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik, PT Sumatraco Langgeng Makmur telah menerapkan sistem manajemen mutu berbasis Good Manufacturing Practices (GMP) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP). Dengan penerapan standar ini, perusahaan memastikan proses produksi berlangsung dengan kontrol ketat mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi.

Nurhadi menjelaskan bahwa penerapan standar ini bukan hanya untuk kepentingan perusahaan, tetapi juga untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan kualitas produk pangan lokal agar mampu bersaing.