www.PetaniNusantara.com.ǁJawaTimur,30 November 2025-PT.Sumatraco Langgeng Makmur, perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan pengolahan garam, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas produksi nasional. Melalui fasilitas pabriknya yang berlokasi di Surabaya, perusahaan tersebut tengah melakukan percepatan produksi sekaligus penguatan rantai pasok guna memenuhi lonjakan kebutuhan garam industri dan konsumsi dalam negeri.
Direktur utama PT. Sumatraco Langgeng Makmur, Nurhadi Wiyono, menyampaikan bahwa langkah percepatan produksi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menciptakan kemandirian garam nasional. Menurutnya, Indonesia masih menghadapi tantangan ketergantungan impor pada beberapa segmen garam industri, sehingga peningkatan kapasitas produsen lokal menjadi faktor kunci.
“Kami ingin hadir sebagai bagian dari solusi. Kebutuhan garam nasional terus meningkat dari tahun ke tahun, baik untuk sektor industri pangan, kimia, farmasi, hingga kebutuhan rumah tangga. Karena itu, kami terus memperkuat teknologi produksi dan kualitas hasil olahan,” ujar Nurhadi saat ditemui di Surabaya.
Perusahaan ini disebut telah mengadopsi beberapa teknologi pemurnian terbaru untuk meningkatkan kadar NaCl garam produksi mereka, sehingga mampu memenuhi standar industri yang semakin ketat. Penggunaan sistem refinery modern membuat garam hasil olahan PT. Sumatraco Langgeng Makmur disebut lebih stabil, bersih, dan memiliki tingkat kemurnian tinggi.
“Ketahanan pasokan adalah kunci. Dengan memperluas jaringan mitra petani dan memanfaatkan gudang penyimpanan berteknologi kontrol kelembapan, kualitas bahan baku tetap terjaga sepanjang tahun,” jelas Nurhadi.
Tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kualitas untuk kebutuhan nasional, PT. Sumatraco Langgeng Makmur juga tengah mempersiapkan ekspansi produk ke pasar internasional. Jepang menjadi salah satu negara yang dibidik dalam rencana ekspansi tersebut, khususnya wilayah Yokohama, yang dikenal sebagai pusat distribusi dan perdagangan penting di Negeri Sakura.
Menurut Nurhadi, potensi permintaan garam berkualitas tinggi di Jepang sangat besar, terutama untuk keperluan industri makanan dan manufaktur kimia.
“Kami melihat Jepang sebagai pasar yang potensial, terutama karena standar mereka sangat tinggi. Jika produk kami dapat diterima di sana, ini akan menjadi bukti nyata kemampuan industri garam nasional untuk tampil di panggung global,” jelas Nurhadi.
“Standar Jepang terkenal ketat. Kami melihat ini sebagai tantangan sekaligus peluang besar. Saat ini kami sudah menyiapkan berbagai uji kualitas, sertifikasi internasional, serta perbaikan sistem manajemen untuk memastikan produk kami bisa bersaing di pasar global,” terangnya.
Tahap awal ekspansi mencakup pengiriman sampel, penjajakan kemitraan dengan distributor Jepang, serta konsultasi regulasi ekspor. Perusahaan menargetkan pengapalan perdana ke Jepang dapat dimulai dalam dua hingga tiga tahun ke depan, setelah seluruh sertifikasi produk dan proses memenuhi standar negara tersebut.
“Kami ingin tumbuh bersama masyarakat. Penambahan kapasitas tentu harus diiringi dengan peningkatan tenaga kerja dan pelatihan,” kata Nurhadi.
PT.Sumatraco Langgeng Makmur juga menekankan komitmennya terhadap praktik industri berkelanjutan, termasuk pengelolaan limbah, penggunaan energi lebih efisien, serta pendampingan bagi petani garam lokal.
Program pendampingan tersebut meliputi pelatihan teknik panen garam modern, penggunaan geomembran.
