www.PetaniNusantara.com.ǁJawaTimur,3 Januari 2026-Sejumlah ruas jalan raya di Bondowoso dipasangi lampu navigasi darat dan lampu High Mast.
Lampu navigasi darat tersebut terpasang di sejumlah jalan utama dengan tingkat lalu lintas harian (LHR) tinggi. Seperti di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Jenderal Sudirman.
Kemudian ada tiga titik lampu high mast dengan area pancar luas yang dipasang di Bundaran Nangkaan, kawasan Bin Ali, serta Tugu Tape Curahdami.
Lokasi Pemasangan dan Fungsi Strategis
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Bondowoso, Sigit Mulyono, pemilihan lokasi untuk pemasangan lampu navigasi darat sebagai antisipasi meningkatnya arus kendaraan seiring rencana operasional Gerbang Tol Situbondo Barat.
Sementara Lampu high mast ini dipasang untuk meningkatkan visibilitas pengguna jalan. Termasuk untuk mitigasi risiko kecelakaan dan potensi bencana.
“Mitigasi risiko bencana,” jelasnya dikonfirmasi pada Sabtu (3/1/2026).
Dia menegaskan pemasangan ini tak hanya untuk mempercantik tata kota. Namun juga punya fungsi sebagai navigasi darat dalam kondisi darurat ketika penerangan utama padam.
Sehingga, keberadaan lampu navigasi diharapkan mampu meningkatkan keselamatan berkendara, khususnya pada malam hari.
“Fungsinya bukan hanya hiasan, tapi ada unsur safety. Ketika terjadi kondisi darurat, lampu ini bisa digunakan sebagai navigasi,” jelasnya.
Ia menerangkan pemasangan ini adalah kolaborasi bersama Dishub Provinsi Jatim. Karena itulah ruas jalan yang dipasangi merupakan jalan provinsi dengan anggaran dari Pemprov juga.
“Karena jalan provinsi itu ada di wilayah kabupaten, maka meskipun kita tidak punya anggaran, kita harus proaktif melakukan koordinasi dan komunikasi ke provinsi,” terangnya.
Ia mengajak masyarakat untuk ikut serta menjaga dan merawat fasilitas umum ini.
“Lampu ini menyala otomatis pada malam hari dan mati di siang hari karena menggunakan teknologi solar cell. Aset ini mahal dan fungsinya penting untuk keselamatan. Jangan sampai ada yang merusak atau mengambil,” pungkasnya.
Sementara itu data dari Polres Bondowoso sepanjang 2025, Angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan hingga 43,98 persen selama tahun 2025.
Tercatat ada sebanyak 293 kecelakaan lalu lintas, atau turun 230 kasus dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 523 kejadian.
Untuk total penindakan pelanggaran lalu lintas pada 2025 mencapai 10.033 perkara, meningkat 39,62 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
