www.PetaniNusantara.com.ǁJawaTimur,6 Februari 2026-Jembatan penghubung pintu masuk Desa Puton, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang kini mengalami kerusakan.
Hal ini membuat pengguna jalan yang akan melewati jembatan itu khawatir tentang keselamatannya.
Terlihat berdasarkan pantauan, pembatas jembatan di sisi utara tampak rusak dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.
Padahal, jembatan dengan panjang sekitar tujuh meter dan lebar kurang lebih tiga meter tersebut merupakan satu-satunya akses utama menuju kawasan permukiman warga.
Kerusakan ini dinilai berisiko, terlebih karena jembatan kerap dilalui beragam aktivitas masyarakat setiap hari.
Mulai dari anak-anak yang berangkat sekolah, petani yang menuju lahan pertanian, hingga kendaraan bermuatan hasil panen yang keluar masuk desa.
Penuturan dari Warga Dusun Kanigoro, Hendrik, menyebut bahwa kondisi pembatas jembatan itu sudah lama tidak mendapatkan penanganan.
Ia memperkirakan kerusakan telah berlangsung sekitar satu tahun terakhir tanpa adanya perbaikan.
Menurut Hendrik, jembatan yang rusak membuat warga semakin was-was.
Apalagi pada jam-jam sibuk, arus lalu lintas di jembatan cukup padat dan minim pengaman di sisi jalan.
“Ini akses utama desa. Kalau dibiarkan terus, sangat berbahaya, terutama bagi pengendara motor dan anak-anak,” ucapnya pada Jumat (6/2/2026).
Warga berharap pemerintah desa maupun instansi terkait segera turun tangan memperbaiki kondisi jembatan agar tidak menimbulkan kecelakaan di kemudian hari.
Mereka menilai perbaikan pembatas jembatan merupakan langkah mendesak demi menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Puton, Minardi perihal pembatas jembatan yang rusak belum mendapatkan respon.
