Dua Pendaki Tersesat di Bukit Klotok Kediri Gara-gara Ambil Jalur Pintas

www.PetaniNusantara.com.ǁJawaTimur,30 Desember 2025-Niat mengambil jalan pintas, dua pendaki tersesat di kawasan Bukit Klotok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (29/12/2025) malam.

Kedua pendaki memang belum mengenal medan dengan baik.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri, Joko Ariyanto, menjelaskan, laporan awal diterima melalui layanan darurat 112 sekitar pukul 20.04 WIB.

Laporan dua pendaki tersesat tersebut masuk ke Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri sebagai laporan penyelamatan manusia.

Dua pendaki tersebut dalam kondisi selamat.

“Setelah menerima tiket laporan dari 112, petugas kami langsung melakukan verifikasi dengan menghubungi survivor untuk memastikan kondisi dan lokasi kejadian,” kata Joko saat dikonfirmasi Selasa (30/12/2025).

Dari hasil komunikasi tersebut, diketahui kedua pendaki awalnya turun dari Jalur Selogajah.

Namun, karena ingin segera sampai ke bawah, mereka memutuskan mengambil jalur pintas yang dianggap lebih cepat.

“Survivor ini terburu-buru ingin turun sehingga memilih jalur pintas. Karena tidak memahami medan dan hanya mengikuti jalur yang terlihat, mereka akhirnya menemui jalan buntu di kawasan Lembah Tretes,” jelasnya.

Merasa tersesat dan situasi mulai tidak aman, kedua pendaki kemudian memutuskan kembali ke titik awal di Puncak Bengkah.

Sambil bergerak kembali, mereka menghubungi layanan 112 sebagai langkah antisipasi jika kondisi darurat kembali terjadi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kota Kediri langsung bergerak menuju kawasan Bukit Klotok.

Tim pendaki dikerahkan hingga ke Pos 1 Proliman untuk berjaga sekaligus mempermudah proses pencarian.

“Kami lakukan assessment awal dan terus berkomunikasi dengan survivor agar pergerakan mereka terpantau dan evakuasi bisa dilakukan dengan aman,” terang Joko.

Sekitar pukul 21.40 WIB, kedua survivor akhirnya berhasil bertemu dengan tim URC BPBD Kota Kediri dalam kondisi selamat.

Cuaca saat kejadian dilaporkan hujan ringan di sebagian wilayah Kota Kediri, namun situasi tetap terkendali.

Imbauan pada Masyarakat

Joko Ariyanto mengimbau masyarakat agar tidak meremehkan aktivitas di alam terbuka.

“Perlu pengetahuan yang cukup sebelum melakukan kegiatan pendakian. Jangan terburu-buru dan jangan mengambil jalur yang tidak dikenal agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.