www.PetaniNusantara.com.ǁJawaTimur,24 Januari 2026-SPPG 2 Al-Amien yang berlokasi di lingkungan Pondok Pesantren Al-Amien, Kota Kediri diresmikan.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan bahwa pembukaan SPPG baru ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Kediri dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat layanan gizi, khususnya bagi anak-anak.
“Hari ini saya mendapat undangan dari SPPG 2 Al-Amien. Alhamdulillah sarana dan prasarananya sudah lengkap. Diharapkan dengan berdirinya SPPG ini nantinya bisa memenuhi kebutuhan gizi anak-anak yang ada di Kota Kediri,” kata Vinanda, Jumat (23/1/2026).
Fokus Program
Menurut Wali Kota Kediri, keberadaan SPPG baru di Kota Kediri diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Hal ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Vinanda menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan fisik semata, melainkan juga dari kualitas generasi penerusnya. Anak-anak yang sehat, cerdas, dan berkarakter disebut sebagai fondasi utama kemajuan daerah.
Ia menilai Program Makan Bergizi Gratis yang didukung oleh keberadaan SPPG merupakan investasi jangka panjang.
Selain bertujuan menangani permasalahan gizi, program ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
“Apabila anak-anak kita kekurangan gizi dan seharian tidak makan, maka akan mempengaruhi konsentrasi belajar dan prestasi mereka. Saya yakin apabila kebutuhan gizi anak terpenuhi, anak-anak akan semakin produktif,” ungkapnya.
Arahan Wali Kota
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kediri juga memberikan perhatian khusus kepada pengelola SPPG agar senantiasa menjaga kualitas makanan dan kebersihan. Ia menekankan pentingnya pengawasan mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga pendistribusian makanan.
Selain itu, tenaga pendidik diharapkan turut berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada siswa dan orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang serta perilaku hidup bersih dan sehat. Edukasi sederhana seperti mencuci tangan sebelum makan dinilai menjadi bagian penting dari keberhasilan program MBG.
“Saya percaya jika kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, pengelola SPPG, dan tenaga pendidik terus diperkuat, Insya Allah program MBG akan memberikan manfaat jangka panjang. Harapannya, Kota Kediri dan Indonesia mampu membentuk generasi yang berdaya saing dan berkualitas,” ujar Vinanda.
