www.PetaniNusantara.com.ǁJawaTimur,20 Desember 2025-Sebuah mobil pickup bermuatan telur kehilangan kendali dan terguling di Tol Jombang-Mojokerto (Jomo), Jawa Timur, Sabtu (20/12/2025) pagi.
Insiden itu terjadi di KM 709+000 A jalur A, saat kendaraan melaju menuju Surabaya, Jawa Timur.
Peristiwa tersebut dipicu oleh pecahnya ban belakang kanan kendaraan, sehingga pickup tidak dapat dikendalikan dan akhirnya terbalik melintang di dua lajur.
Kendaraan yang terlibat diketahui merupakan Isuzu Traga dengan nomor polisi W 8153 QC, membawa muatan telur dengan berat hampir dua ton.
Kepala Departemen Operasi Astra Tol Jombang-Mojokerto, Zanuar Firmanto, menjelaskan, laporan kecelakaan diterima dari pengguna jalan sekitar pukul 09.18 WIB.
Saat kejadian berlangsung, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah dan arus lalu lintas relatif normal.
“Pengemudi menyampaikan bahwa kendaraan melaju di lajur satu dengan kecepatan kurang lebih 60 kilometer per jam. Setelah ban pecah, kendaraan langsung oleng dan terguling,” ucap Zanuarp, Sabtu (20/12/2025) sore.
Luka-luka
Di dalam kendaraan terdapat dua orang.
Pengemudi, Hengki Prastiyo (22), mengalami luka ringan berupa lecet di bagian punggung serta lengan kanan.
Sementara kenek kendaraan, Nuralim (49), tidak mengalami cedera.
Petugas ambulans KP2A telah melakukan pemeriksaan medis di lokasi, namun pengemudi memilih tidak dirujuk ke rumah sakit.
Proses evakuasi kendaraan dilakukan dengan cepat untuk menghindari gangguan lalu lintas.
Pickup beserta muatannya kemudian dikeluarkan melalui akses Mojokerto.
Pengelola tol memastikan tidak ada kerusakan fasilitas jalan tol akibat kejadian tersebut.
“Kami bisa memastikan bahwa tidak ada kerusakan fasilitas tol atas insiden kali ini,” katanya melanjutkan.
Penanganan lebih lanjut atas kecelakaan ini berada di bawah kewenangan PJR 311 Polda Jawa Timur, termasuk pengamanan barang bukti dan administrasi kendaraan.
Sebagai langkah pencegahan, pengelola Tol Jomo kembali mengingatkan pengguna jalan agar melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan, khususnya ban, sebelum memasuki jalan tol, demi menjaga keselamatan selama perjalanan.
“Imbauan kami untuk pengendara, baiknya melakukan pengecekan ulang kepada trasnportasi secara menyeluruh sebelum melakukan perjalanan,” pungkasnya.
