Sebanyak 106 Anak Ikuti Khitan Massal Baznas Pacitan, Gunakan Metode Ring Minim Nyeri

www.PetaniNusantara.com.ǁJawaTimur,20 November 2025-Gedung Karya Dharma Kabupaten Pacitan, Jatim mendadak heboh.

Awalnya terdengar suara candaan saling bersautan dari gedung tersebut.

Namun, ketika nama-nama mulai dipanggil untuk masuk. Dan petugas melakukan tindakan khitan, anak-anak yang semula bercanda berangsur sendu.

Ada yang menangis, ada yang menutupi wajahnya. Tak lama, ketika petugas bilang bahwa tindakan khitan sudah selesai, mereka langsung tersenyum kembali.

Ya, ada ratusan anak dari kota yang berjuluk 70 Mile Sea Paradise ini mengikuti Khitan Massal Baznas Kabupaten Pacitan.

Total 106 Peserta

Total ada 106 yang mengikut khitan massal. Rinciannya yang  berpusat di wilayah Pacitan kota dengan jumlah peserta 66 anak, khitan massal juga digelar di wilayah Kecamatan Punung dengan jumlah peserta sebanyak 40 anak.

Khitan massal ini dalam rangka Hari Ulang Tahun Korpri, HUT Dharma Wanita Persatuan Hari Kesehatan Nasional, dan Hari Guru Nasional tahun 2025

“Semoga anak-anakku semua segera sembuh, tumbuh menjadi anak yang cerdas, berakhlak mulia, sholeh, taat kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, berbakti kepada orang tua, serta berguna bagi agama, nusa dan bangsa,” harap Wabup Gagarin Sumrambah, Kamis (20/11/2025).

Dia berharap khitan massal seperti ini bisa dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga bisa terus memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat Kabupaten Pacitan, khususnya bagi yang membutuhkan.

“Kami sangat berterima kasih kepada pimpinan OPD atas upayanya menggerakkan ASN untuk menyisihkan sebagian rejekinya sehingga program ini bisa berjalan,'” tutup Sodig Sujak, Ketua Baznas Pacitan.

Satu diantara peserta khitan massal, Indra mengatakan sempat gak karu-karuan saat dipanggil masuk untuk khitan.

“Sempat nangis tapi ternyata gak sakit,” terangnya.

Khitan massal ini menggunakan metode ring, dengan bius tanpa jarum suntik, tanpa perban, dan anak-anak bisa langsung mandi setelah tindakan. Cara ini menjadi favorit masyarakat karena minim rasa nyeri dan proses penyembuhannya lebih cepat.